Kampanye Syariah

Secara masa kampanye dah dimulai, saya mo ikut ikutan kampanye juga. Tapi walau kampanye saya kampanye politik kampanyenya bukan kampanye partai. Saya ingin promosikan syariah Islam di blog ini.

Terus terang saya kecewa terhadap partai partai yang katanya partai Islam. Banyak kasus yang tidak diharapkan malah munculnya dari partai partai Islam. Selain itu, mungkin mereka asasnya memang Islam tapi tidak jelas apa yang mereka perjuangkan. Intinya tidak ada bedanya dengan partai nasionalis atau sekuler.

Mereka mungkin sepakat syariat Islam, tapi mari kita tanyakan kepada mereka syariat Islam seperti apa yang mereka perjuangkan di parlemen? Mungkin mereka sendiri bingung dengan syariat Islam yang mereka perjuangkan.

Saya memang bukan kiai ataupun syaikh yang faqih dalam Islam. Tapi saya mencoba menuliskan apa yang saya tau tentang syariat Islam. Kalau ada kesalahan atau kekurangan ditunggu masukannya.

Saya juga mempersilakan buat siapa saja yang ragu terhadap Islam, baik akidahnya atau syariahnya, boleh didiskusikan di sini. Saya mungkin akan jawab di sini atau mungkin akan buat artikel tentang hal tersebut. Saya membuka ruang yang sangat lebar untuk diskusi.

Tulisan pertama saya tentang kampanye syariah adalah tentang Sistem Sanksi dalam Islam insya allah akan segera terbit.[]

§ 6 Responses to Kampanye Syariah

  • adefadlee mengatakan:

    mengapa kita tidak memperjuangkan dan memperkenalkan yang punya syariat terlebih dulu, yaitu ALLAH SWT. Org merasa berat menjalankan syariat karena dia hanya kenal Tuhan itu di akal tidak di hati…kalau dia sudah cinta dengan ALLAH SWT, malah akan terasa nikmat menjalankan berbagai perintah ALLAH itu. bukankah nabi Muhammad berjuang 13 Tahun di Makkah untuk menanamkan keimanan dan akidah yang kuat kepada para sahabat? Sedangkan syariat yang ribuan jumlahnya itu hanya diperjuangkan dalam tempo 10 tahun saja

    beberapa waktu yang lalu saya mewawancarai pak miftah faridh. menurut beliau ketika di makkah perjuangan nabi bukan hanya perjuangan akidah saja. tetapi juga perjuangan membebaskan kaum tertindas.
    kalau bicara tentang perjuangan nabi muhammad tidak sesederhana yang antum bilang seperti itu, di makkah selama 13 tahun akidah dan syariat 10 tahun saja. coba antum baca lagi sirahnya dengan seksama. memang agak sulit mengetahui apa dakwah nabi muhammad di makkah bila dilihat dari sirah ataupun hadits. saran saya silakan buka al quran dan baca ayat2 yang turun di makkah apa saja isinya. karena tentu saja dakwah nabi muhammad adalah menyampaikan isi al quran. ternyata tidak melulu tentang akidah. malah banyak juga kritik sosial yang disampaikan oleh al quran.
    irfan

  • zuhair mengatakan:

    Kalau yang saya lihat justru orang2 masih memiliki kecintaan terhadap Allah dalam hati mereka. Sayang, kecintaan itu sekedar dalam hati, tidak mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari. Entah, apakah tidak tahu atau tidak mengerti, atau kehilangan kepercayaan diri.

    Mereka kenal Allah, tapi tidak tahu kalau Allah menurunkan aturan dalam berjual-beli. Mereka dekat dengan Allah, namun belum mengerti bahwa zina dihukum mati.

    Oya kang, pembagian jenis uqubaat itu apa saja, ya? Sekalian penjelasannya?

    saya kebetulan akhir2 ini lagi sibuk, lagi banyak deadline. untuk membuat artikel ini rencananya saya mau menamatkan dulu buku nidzamul uqubat tapi ndak sempet2.
    rencananya memang akan ada penjelasan jenis-jenis uqubatnya.
    doakan saja semoga tulisan saya cepat rampung.
    irfan

  • sazakk mengatakan:

    kalo menurut wa semua masalah ini justru karena pemahaman Islamnya tidak ideologis..

    orang2 tidak mengerti Islam secara kaffah.. padahal saat ini Islam telah diturunan secara sempurna.. artinya arah kehidupan ita jangan lagi liat Rasulullah saw. waktu di Mekkah.. konteks globalnya sudah beda jauh..

    namun hal itu masih bisa kita lihat untuk konteks2 tertentu, seperti metode Rasulullah berdakwah misalnya.. hanya metode tapi.. kalo isinya.. ya tentu saja bukan cuman ayat2 yang turun di Mekkah ajah.. semuanya lah.. kaffah kk..

  • shinta alhimjarry mengatakan:

    parpol-parpol yang ada saat ini, mereka secara terang-terangan memperjuangkan syariah islam…. tidak ada yang salah.. yang salah adalah yang tidak mau berda’wah..

    tapi di sisi lain, berbicara tentang metode da’wah itu lain hal lagi..

    kita harus mulai dengan memunculkan persamaan jangan memunculkan perbedaan…

  • reza syariati mengatakan:

    yang paling penting adalah memperkuat kesadaran ideologis pada diri umat. Sebelum itu terwujud, kecil harapan kita utk partai2 (mengaku berasas) islam itu.

  • drajad mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr. Wb.

    Sekiranya kebenaran ditegakkan dengan dasar syari’ah yang sesungguhnya (melekat pada tiap diri pribadi:red), amboi tentunya dunia benar-benar dalam keharmonisan azali dan kehidpan mu’amalat membawa kepada keadaan: baldatun thoyibatun warobun ghofur. Tetapi manakala kebenarannya jauh dari syari’ah … dan lebih dekat pada pemenuhan dan pewujudan hukum dunia semata … masyaallah bagaimana mungkin aku bayangkan wajah Tuhanku lagi, karena aku begitu sibuk dengan dunia dan merenungi kelemahan diri ini.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.