Hidup Lagi? Bagaimana Bisa?

Juni 30, 2008 § Tinggalkan komentar

Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.[TQS Qaf 15]

Banyak orang yang tidak percaya kita bisa hidup lagi. Bagaimana ceritanya orang yang udah mati hidup lagi katanya. Pikiran seperti ini bukanlah pikiran yang baru. Orang jaman dulu juga sudah bilang seperti itu. Mereka berpikir hal tersebut tidaklah masuk akal.

(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang Karena Telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, Maka berkatalah orang-orang kafir: “Ini adalah suatu yang amat ajaib”. Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (Kami akan kembali lagi)?, itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin. [TQS Qaf 2-3]https://irfanview.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce-184/plugins/wordpress/img/trans.gif

Tidak ada yang mustahil bagi Allah walaupun mungkin tidak masuk akal bagi manusia. Mungkin memang hal ini agak berat dipikirkan olah manusia yang sangat dipengaruhi paham materialis. Karena itu, pada ayat-ayat berikutnya Allah memudahkan manusia membayangkan dihidupkannya lagi manusia dengan menganalogikan hidup kembalinya tanah yang mati (kering) setelah hujan turun menjadi tanah yang penuh dengan tumbuh-tumbuhan.

Sesungguhnya kami Telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka, dan pada sisi kamipun ada Kitab yang memelihara (mencatat). Sebenarnya, mereka Telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, Maka mereka berada dalam keadaan kacau balau. Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun? Dan kami hamparkan bumi itu dan kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata, Untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah). Dan kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam, Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun, Untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). seperti Itulah terjadinya kebangkitan. [TQS Qaf 4-11]

Bukan cuma sekali Allah memberikan analogi ini. Dalam ayat-yang lain Allah kembali menggunakan perumpaman untuk mengejek keyakinan orang-orang yang tidak percaya.

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur. [TQS al Hajj 5-7]

Allah mampu menciptakan manusia dan segala isinya untuk kali yang pertama, mustahil Allah tidak mampu mengembalikan mereka ke bentuk semula. Allah tinggal mengucapkan, “kun” (terjadi), maka terjadilah.

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang Telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. dan dia Maha mengetahui tentang segala makhluk. Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu”. Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? benar, dia berkuasa. dan dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah Berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia. Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan. [TQS Yasin 77-83]

Sebagaimana dahulu Allah dengan mudah menciptakan Adam dari tanah dengan cara yang sama.

Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia [TQS ali Imran 58]

Dengan kekuasaannya Allah akan mengumpulkan kembali tulang belulang manusia yang telah berserakan. Bahkan Allah akan mengembalikan manusia kewujudnya yang semula dengan sempurna.

Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, Sebenarnya kami Kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna. [TQS al Qiyamah 3–4]***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hidup Lagi? Bagaimana Bisa? at إرفان حبيبي.

meta

%d blogger menyukai ini: