Apa Manfaat Menulis Bagiku?

Februari 21, 2012 § 1 Komentar

Bila Anda ingin menulis, tujuannya harus sangatlah kuat. Kalau tidak kuat, pasti putus di tengah jalan. Tentukan dulu tujuan Anda menulis itu apa? Misalnya untuk dapat pahala, untuk dapat uang, untuk terkenal, untuk tercatat dalam sejarah. Atau malah bisa dapat semuanya. Apa pun tujuan Anda menulis, harus Anda yakini tujuan itu sangat kuat.

—Hendra Setiawan, Bagaimana Menulis Buku?

Ada beberapa manfaat menulis. Saya punya teman seorang aktivis. Dia cukup rajin menulis artikel keIslaman. Biasanya dia menulis saat momen-momen atau ada kasus tertentu. Momen tersebut dia pakai sebagai sarana dakwah untuk menjelaskan Islam. Bagi dia menulis untuk berdakwah.

Ada teman saya yang lain. Dia menulis jika dia menemukan hikmah dari peristiwa di sekelilingnya. Tidak sekedar pasif, tapi aktif memburu hikmah dari berbagai peristiwa yang dialaminya. Dia mengutip ungkapan Ali Bin Abi Thalib, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya!” sebagai tagline di blognya. Baginya menulis adalah mengikat ilmu.

Ada lagi teman saya, seorang sarjana yang sedang menunggu beasiswa S2. Meski tidak memiliki pekerjaan tetap, perutnya harus terus diisi. Setiap hari ia menghasilkan tiga artikel untuk sebuah media online. Bahkan targetnya dia harus menulis lima artikel dalam sehari. Baginya menulis bisa menghasilkan uang.

Mencari AMBAK

Selain yang tertulis di atas masih ada banyak sekali manfaat menulis. Anda dapat googling sendiri. Seperti yang saya singgung di atas menulis bisa untuk berdakwah, mengikat ilmu dan mencari uang. Namun yang terpenting bukan hanya manfaatnya tapi AMBAK-nya. AMBAK merupakan singkatan dari Apa Manfaatnya BagiKu. Dengan AMBAK Anda tidak hanya mengetahui manfaat menulis tapi juga menanyakan secara personal apa yang bermanfaat bagi Anda. Manfaat ini bisa berbeda-beda setiap orang.

Yang dibutuhkan dalam menjawab AMBAK adalah kejujuran. Contoh, jika Anda memilih dakwah sebagai manfaat, tanyakanlah apa benar dakwah berharga bagi Anda? Dakwah memang penting tapi apa dakwah sudah menjadi bagian dari diri Anda? Jika ya, dakwah bisa jadi AMBAK bagi Anda. Begitu pula dengan jawaban yang lainnya. Anda selalu perlu menanyakan secara personal benarkah manfaat tersebut memang sesuatu yang Anda inginkan.

Untuk masing-masing orang, bisa jadi AMBAK tidak hanya satu. Saya sendiri punya beberapa AMBAK, di antaranya ada dakwah, pencarian jati diri, dan juga untuk menularkan virus menulis ke sesama aktivis. Untuk poin terakhir ini, saya banyak menulis tips menulis. Saya prihatin dengan kalahnya produktivitas menulis para aktivis dibanding dengan yang bukan. Padahal mereka adalah para pemikir dengan ide-ide brilian baik dalam masalah keIslaman atau bukan. Saya senang kalau ada di antara teman-teman saya yang menulis. Dan karena itu, saya selalu bersemangat membantu bila ada teman yang bertanya setiap hal terkait tulis menulis.

Manfaat memiliki AMBAK

Tujuan AMBAK adalah agar kita memiliki alasan yang kuat untuk selalu konsisten menulis secara sungguh-sungguh. Banyak orang yang ingin menulis namun sebenarnya tidak memiliki AMBAK apa-apa. Mungkin ada yang ingin menulis sekadar karena kagum dengan karya-karya penulis besar. Jika begitu mereka tidak akan sungguh-sungguh dalam menulis. AMBAK sendiri bisa membuat Anda bersungguh-sungguh karena beberapa hal.

Pertama, AMBAK akan memberikan kekuatan. Biasanya seminggu sekali saya menerbitkan satu tulisan. Lalu saya sempat berhenti menulis beberapa bulan untuk menyelesaikan studi saya. Ketika hendak mulai lagi menulis jadi tidak semudah sebelumnya. AMBAK menjadi “energi aktivasi” untuk mulai menulis kembali.

Kedua, AMBAK akan memberikan keteguhan. Saya ingat, ketika awal-awal menulis saya pernah melakukan kesalahan. Saya membuat satu tulisan dengan dasar yang lemah. Kontan saja saya dikritik habis-habisan. Saya sempat berhenti menulis. Namun saya ingat AMBAK saya dalam menulis. Setelah itu saya kembali menulis dengan menjadikan kritik itu sebagai pelajaran bagi tulisan-tulisan saya berikutnya.

Ketiga, AMBAK akan memberikan kesabaran. Saya punya seorang teman yang mengeluh karena dia jarang sekali menyelesaikan tulisan-tulisannya. Baru pembuka atau setengahnya, malah tertarik untuk membuat tulisan lain. Padahal tulisan yang baik membutuhkan beberapa langkah pengerjaan. Butuh riset, diskusi, dan berpikir. Setelah selesai, tulisan harus dibaca kembali untuk diedit. AMBAK akan menemani Anda mengerjakan setiap langkah dalam menulis.

Terakhir, AMBAK akan membuat kegiatan menulis menjadi menyenangkan. Anda akan menulis tanpa beban. Bahkan Anda akan mendapat kepuasan tersendiri bila tulisan itu selesai.

Oleh karena itu, sebelum menulis Anda perlu menemukan terlebih dahulu buat apa sih menulis. Jika ternyata Anda tidak berhasil menemukan AMBAK untuk menulis, Anda tidak perlu memaksakan diri menulis. Ingat, di dunia ini masih banyak hal yang berharga dan bermanfaat yang bisa Anda lakukan.[]

§ One Response to Apa Manfaat Menulis Bagiku?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Apa Manfaat Menulis Bagiku? at إرفان حبيبي.

meta

%d blogger menyukai ini: